Kamis, 20 Agustus 2015

Pemberangkatan @ Hasanuddin Airport

Semua masih belum terlambat. Masih ada waktu untuk melarikan diri sebelum kaki menapak pada isi lambung pesawat. Ya, aku dan 29 lainnya masih bersandar pada ruang tunggu bandara.

Kegiatan dramatis yang berlangsung begitu syahdu, masih mengiang di telinga. Sulit rasanya meninggalkan makhluk-makhluk hidup itu yang telah berjasa dalam proses pendewasaanku secara fisik. Terutama Mama... Harus kuakui, aku telah 24 dan masih berlindung pada ketiak Mama. Beliau makhluk yang sulit aku lepaskan.

0 comments:

Posting Komentar